Tips Berkendaraan

Hari raya Idul Fitri telah tiba. Tradisi masyarakat Indonesia yang jauh dirantau dipropinsi lain di Indonesia membuat sebagian masyarakat ingin pulang kampung. Tradisiyang disebut mudik memang menjadi salah satu kegiatan tahunan dan telah mendarah daging dan sangat sulit dipisahkan. Namun mudik tidak selalu mudah bagi mereka yang ingin mudik kedaerah yang jauh. Disini ada beberapa tips yang akan dibahas dengan menggunakan berbagai alat transportasi untuk mudik dan beberapa persiapan yang perlu dilakuan oleg para pemudik.
Berkendaraan Bersama Si Kecil

Berkendaraan bersama si Kecil bisa menyenangkan asal saja kita sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk segala macam suasana. Di awal memang terasa merepotkan, tapi jika Anda mau mempersiapkannya dengan seksama, niscaya perjalanan berkendaraan Anda bersama si Kecil akan menjadi momentum yang menyenangkan dan tak terlupakan.

Mobil Pribadi

Keuntungan mudik dengan mobil pribadi adalah kita tidak perlu menunggu di stasiun, terminal atau di airport, tidak ada jadwal-jadwal mengikat, jadi bisa mengatur jadwal datang, pergi dan beristirahat kapan saja, misalnya berangkat saat si Kecil tidur. Selama perjalanan sebaiknya kita sering berhenti, untuk memberi kesempatan si Kecil berjalan atau membersihkan si kecil setelah lama di atas kendaraan dan mungkin mulai bosan. Berapa seringnya berhenti tergantung pada kebiasaan si Kecil yang Anda kenal. Kelebihan dengan mobil sendiri, kita tidak khawatir tangisan si Kecil akan menganggu penumpang yang lain. Jika si Kecil masih bayi, mungkin agak lebih mudah, karena kita bisa menentukan, namun perlu diingat sebaiknya bayi jangan terlalu lama dalam posisi duduk, atau posisi yang sama.

Tips untuk bepergian dengan mobil sendiri, Anda harus punya kursi mobil yang sesuai untuk si Kecil, sesuaikan dengan berat badannya, letakkan di deret kedua atau ketiga mobil Anda dan pasangkan dengan baik mengikuti petunjuk. Barang-barang bawaan yang mungkin diperlukan selama perjalanan, misalnya susu, termos air panas, botol minuman, ekstra pakaian, tissue basah dan lampin diletakkan pada tempat yang mudah dijangkau. Jadi Anda tidak perlu setiap saat berhenti untuk mengambilnya. Bawalah beberapa mainan favoritnya, kalau bisa mainan yang dapat dilekatkan pada kursinya. Jika tidak, mainan tersebut harus ringan, sehingga jika si Kecil mulai melemparkan mainannya tidak akan membahayakan penumpang lainnya.

Bus Umum

Yang paling utama, usahakan memilih jadwal keberangkatan pada saat si Kecil tidur. Hal ini akan meringankan perjalanan Anda. Harus diperhatikan pula, bagaimana si Kecil akan duduk. Jika memungkinkan pesan ekstra kursi untuknya sehingga si Kecil dapat berbaring.

Yang agak merepotkan dengan kendaraan umum adalah Anda tidak dapat menentukan kapan dan di mana Anda ingin berhenti dan ruang bergerak yang sangat kurang. Toilet umumnya sempit dan kotor, terkadang malah tidak ada. Untuk menghadapi hal tersebut sebaiknya Anda membawa perlak, jadi si Kecil dapat ganti lampin di atas tempat duduk atau di atas pangkuan Anda. Barang-barang keperluan si Kecil selama perjalanan sebaiknya diletakkan dibawah kursi, sehingga mudah dijangkau.

Kereta Api

Tidak banyak berbeda dengan bus umum, kelebihannya di dalam kereta api Anda sedikit punya ruang bergerak, sehingga si Kecil bisa diajak sedikit berjalan. Selain itu kita bisa memesan makanan, walaupun mungkin kurang cocok untuk si Kecil. Jadi mau tidak mau Anda tetap harus mempersiapkan juga dari rumah.

Pesawat

Kelebihannya, cepat sampai di tujuan dan umumnya sampai usia 2 tahun, si Kecil gratis ke manapun pergi, tapi selama perjalanan Anda harus memangkunya dengan menggunakan sabuk pengaman tambahan.

Jika perjalanan Anda panjang sebaiknya Anda pesan sebelumnya bassinet atau tempat tidur bayi. Pada saat landing dan take off, anak-anak umumnya mengalami gangguan telinga. Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya Anda memberikan minuman baik dari botol atau disusui.

Seperti halnya dengan kendaraan umum lain, perhatikan jadwal penerbangan, apabila memungkinkan, sesuaikan dengan jadwal tidur si Kecil. Biasanya Anda akan didahulukan saat masuk ke dalam pesawat. Anda juga sebaiknya memesan makanan khusus bayi dan pesan tempat duduk sebelumnya. Bawalah ekstra baju hangat, karena umumnya suhu akan menjadi cukup dingin di dalam kabin pesawat. Selain dingin dan udara juga kering, sebaiknya si Kecil sering diberi minum. Bawa barang-barang yang mungkin dibutuhkan si Kecil secukupnya dan letakkan di bawah kursi di depan Anda. Jangan lupa untuk memperhatikan kondisi si Kecil, bahkan bayi bisa juga jetlag lhoooo ….karena itu, berikan waktu istirahat yang cukup saat sampai di tempat tujuan.

Check List Bawaan untuk Bepergian Bersama si Kecil

Peralatan Mandi
– Sabun, shampoo bayi (biar ringkas pakai yang two in one)
– Minyak telon
– Handuk
– Sunblock (anak sampai usia 4 tahun sebaiknya selalu memakai sunblock jika berada di bawah terik matahari untuk waktu yang agak lama, paling sedikit 25 spf, jika ada beli yang khusus untuk bayi atau anak-anak)
– Bedak (pergunakan hanya jika perlu, misalnya biang keringat)
– Baby oil

Peralatan Khusus 
– Paspor dan tiket (jika ke luar negeri)
– Copy buku imunisasi yang sudah dilakukan (jika bepergian ke luar negeri, hendaknya di cek, apakah ada imunisasi tertentu yang diperlukan sebelum memasuki negara tersebut)
– Termometer digital (lebih mudah pemakaiannya)

Obat pertolongan pertama, misalnya obat penurun panas (parasetamol), Obat batuk dan pilek, obat hidung tersumbat, obat diare dan cairan isotonik anak jika diare, obat ruam lampin
– Kalung atau gelang sederhana di mana tertulis nama si Kecil dan alamat serta nomor telepon yang dapat dihubungi

Peralatan Umum
– Kursi mobil anak (jika perlu, sesuaikan dengan berat badan anak)
– Tissue basah
– Kereta dorong (jika dengan kendaraan umum, pastikan ada tempat untuk menyimpannya, jika dengan pesawat, informasikan sebelumnya Anda membawa kereta bayi)
– Selimut
– Dot dan botol secukupnya beserta termos air panas dan pemanas botol
– Baju secukupnya, termasuk baju tidur
– Baju hangat, sarung tangan, syal dan penutup kepala (jika bepergian ke negara bermusim dingin)
– Lampin (jangan terlalu banyak, yang penting untuk kepentingan hari-hari pertama, sebelum sempat beli)
– Mainan kesukaan (yang ringan dan tidak terlalu besar)
– Ban berenang (jika akan ke kolam renang atau pantai, perhatikan juga ukuran ban yang sesuai untuk usia si Kecil)
– Kantong plastik untuk kotoran
– Gendongan anak (bisa juga selendang)
– Sepatu, sandal dan kaos kaki
– Empeng (jika perlu)
– Tas khusus untuk barang si Kecil
– Waslap
– Topi
– Jas hujan dan payung

Makanan dan Minuman
– Makanan dan minuman selama perjalanan (letakkan dalam tas terpisah, yang mudah dijangkau)
– Alat makan : sendok, garpu, piring dan gelas
– Makanan misalnya bubur dan biskuit dan minuman, misalnya susu dan jus buah dalam kotak (untuk beberapa hari pertama, sebelum ada kesempatan membeli)

Siapkan Uang Tunai Secukupnya

Walau Anda memiliki ATM, tapi uang tunai tetap dibutuhkan, tapi sebaiknya bawa uang tunai secukupnya. Untuk menghindari copet, simpan di tempat yang berbeda.

Semoga dengan persiapan ini perjalanan Anda menjadi lancar dan menyenangkan. Selamat berkendaraan bersama si Kecil writen by ohbingungmp.

http://www.hinamagazine.com/index.php/2007/10/12/waktunya-mudik-dengan-aman-dan-nyaman/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s