Wisata Alam

  • BROMO
    Di sini pengunjung dapat menyaksikan secara langsung keindahan matahari terbenam. Untuk mencapai puncak Bromo harus melewati anak tangga yang tinggi, menurut mitos yang beredar jumlah anak tangga sewaktu naik dan turunnya pun berbeda jumlahnya. Untuk mencapai puncak, wisatawan dapat menggunakan transportasi kuda. Karena kondisi jalan yang bebatuan dan diantara tebing – tebing.
  • KAWASAN HUTAN KOTA
    Kawasan hutan kota terletak 5 Km arah barat pusat kota Bandar Lampung yaitu pada sebuah lembah di Gunung Betung dengan ketinggian 700 M diatas permukaan laut dikelilingi oleh bukit-bukit yang hijau. Kawasan ini diperuntukkan bagi para Pecinta Alam, berhawa sejuk dan pemandangan yang indah dengan kegiatan yang dapat dilakukan yaitu lintas alam dan berkemah di sekitar Youth Camp Tahura Gunung Betung.
  • DANAU ZAMRUD
    Lokasi : Zamrud, Kecamatan Siak Sri Indrapura
    Kabupaten : Siak

    Danau Bawah dan Danau Pulau Besar terletak dekat lapangan minyak Zamrud, Kecamatan Siak, memiliki panorama indah yang mengagumkan dan menarik. Di sekitar danau masih ditemukan hutan yang masih asli. Kondisi danau maupun hutan di sekitar danau berstatus Suaka Marga Satwa yang luasnya mencapai 2.500 hektar, dimana masih terdapat berbagai aneka jenis satwa dan tumbuhan langka.

    Sumber daya hayati yang terdapat di danau ini seperti pinang merah, ikan arwana dan ikan Balido yang termasuk dilindungi. Keanekaragaman jenis satwa liar di Suaka Marga Satwa danau Pulau Besar dan danau Bawah merupakan kekayaan tersendiri sebagai objek wisata tirta di Riau Daratan

  • HUTAN WISATA WANA BHAKTI
    Lokasi : Minas, Kecamatan Mandau
    Kabupaten : Bengkalis

    Hutan Wisata Wana Bhakti juga berfungsi sebagai hutan lindung, dengan luas areal 1.500 hektar dan terletak di dalam kawasan hutan produksi terbatas Kecamatan Mandau, tepatnya pada KM 20 Jalan Raya Pekanbaru-Minas. Hutan Wisata Wana Bhakti sebagai salah satu objek wisata alam juga diperuntukkan bagi pelestarian flora, fauna, penelitian ilmiah dan lingkungan serta upaya membentuk paru-paru kota Pekanbaru dan sekitarnya dalam menangkal kemungkinan timbulnya polusi akibat pertambangan minyak. Hutan wisata Wana Bhakti disamping sebagai tempat rekreasi dan bersenang-senang dapat pula dimanfaatkan untuk camping ground, hiking, rally dan lain-lain. Sekarang di areal hutan ini telah tersedia tempat untuk beristirahat dengan puluhan anak tangga yang harus kita naiki bila ingin bersantai diatasnya.

  • KOLAM PANCING ALAM MAYANG
    Lokasi : Kecamatan Bukit Raya
    Kotamadya : Pekanbaru

    Alam Mayang nama sebuah kolam atau sarana pemancingan ikan yang berlokasi di km 8 jalan Harapan Raya, Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru.

    Tersedia tiga buah kolam dengan luas keseluruhannya 18.560 meter dan berbagai jenis ikan seperti ikan gurami, lemak, nila dan sepat siam,siap untuk kita bawa pulang bagi keluarga. Lebih menyenangkan lagi memancing bersama keluarga karena di areal kolam terdapat kantin kecil-kecilan.

    Terbuka kesempatan setiap hari bersantai di Alam Mayang dan sesekali kemampuan kita diuji pula dalam lomba memancing ikan.

  • TAMAN NASIONAL BUNAKEN
    Taman Nasional Bunaken ditetapkan oleh Pemerintah dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 24 Desember 1991 dan merupakan kawasan konservasi perairan dengan luas 79.065 ha yang terdiri dari dua bagian terpisah yaitu :
    Bagian Utara meliputi lima pulau masing-masing Pulau Bunaken, Siladen, Manado Tua, Mantehage dan Pulau Nain, serta wilayah pesisir Desa Molas, Desa Meras, Tongkaina dan Tiwoho.
    Bagian Selatan meliputi pesisir desa-desa yaitu : Desa Popo, Teling, Kumu, Pinasungkulan, Rap-rap, Sondaken, Wawontulap dan Poperang.
    Taman Nasional Bunaken yang merupakan kawasan konservasi ini memiliki keanekaragaman hayati pesisir dan laut yang sangat tinggi dan terdapat tiga ekosistem utama perairan tropis Indonesia, yaitu : Terumbu Karang, Hutan Bakau dan Padang Lamun.
  • GUNUNG LOKON DAN MAHAWU
    Kedua gunung ini masing-masing Lokon mempunyai ketinggian 1.580 m dan Mahawu mempunyai 1.311 m. keduanya mempunyai danau kawah yang amat indah. Diantara keduanya Lokon yang lebih indah. Pendakian ke puncak dilakukan oleh pendaki dalam kondisi yang layak. Letak kawah panas 600 m dari puncak gunung dan danau kawah 60 m dalamnya.
    Waktu yang paling baik perjalanan pendakian mulai dari Kakaskasen pukul 07.00 pagi dan hal ini memungkinkan melakukan perjalanan ke kawah saat pagi hari dalam cuaca yang masih dingin dan sejauk.
  • GUNUNG KLABAT
    Gunung tertinggi yang ada di Sulawesi Utara (2,020 meter), dapat didaki dalam waktu 5-6 jam untuk sampai ke puncak dari jalan setapak dekat Polsek Airmadidi. Saat terbaik untuk mendakinya adalah pada saat bulan purnama, sembari menunggu matahari terbit di pagi hari. Anda akan melihat pemandangan danau Tondano yang berada di daerah Minahasa.
  • DANAU TONDANO
    Danau indah dengan keliling daerah pegunungan yang rata-rata mempunyai ketinggian 700 M sehingga bentuknya menyerupai sarang burung, dimana banyak orang datang untuk berwisata menikmati udara pegunungan yang sejuk. Ditengah danau terdapat sebuah pulau kecil yang dinamakan Pulau Likri.
    Banyak desa mengelilingi danau ini seperti Eris, Kakas dan Remboken. Keindahannya dapat dinikmati setiap hari.
  • AIR TERJUN KALI
    Terletak di desa Kali, dapat dijangkau dengan perjalanan yang singkat dari Manado. Air terjun ini tempat yang cocok untuk bersantai dan mandi-mandi. Pemandangan alam sepanjang perjalanan mendaki bukit yang dipenuhi pohon-pohon cengkih akan membuat perjalanan anda semakin menarik. Anda disarankan untuk menggunakan sepatu yang biasa digunakan untuk mendaki karena bisa saja sangat licin dibeberapa tempat dalam perjalanan. Tempat ini dapat dicapai dengan menggunakan oplet dari terminal Karombasan yang menuju desa Kali, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki.

  • TEMBOAN DAN RURUKAN
    Kedua desa ini dicanangkan sebagai “Desa Wisata”. Desa percontohan kehidupan masyarakat yang mempunyai aturan-aturan kepariwisataan.
    Kira-kira 30 Km dari Manado dan dapat dijangkau dengan bus. Kaya akan bunga-bunga, panen bermacam-macam sayuran, dengan udara yang dingin dan sejuk, juga pemandangan Danau Tondano dan Pelabuhan Bitung, membuat kedua desa ini merupakan tempat tujuan wisata yang menarik, juga memiliki tempat penginapan yang menyenangkan dengan suasana pedesaan.
  • HUTAN PANTAI PULISAN RESORT
    Keindahan yang tidak terjamah dengan pasir putih yang terbentang sekitar 1,5 km dan hutan pantai yang dihuni oleh burung Maleo dan monyet Makaka hitam. Pantai ini juga sering dikunjungi penyu besar untuk bertelur. Selain Cagar Alam Tangkoko Dua Saudara, tempat ini juga difasilitasi dengan cottage yang fantastik bagi pengunjung yang berminat untuk bermalam di sana. Dengan menggunakan bus dari terminal Paal 2 ke Likupang, kemudian menggunakan oplet menuju Pulisan Kinamang.
  • KUNGKUNGAN BAY RESORT
    Dengan lokasi beberapa kilometer dari Kota Bitung, Kungkungan Bay Resort menyajikan pemandangan pepohonan kelapa yang tersebar sejauh mata memandang. Bila anda bersantai di tempat peristirahatan ini, anda akan disuguhi pemandangan yang spektakuler dari bukit-bukit kapur di kepulauan Serena. Para penyelam akan menikmati taman gugusan karang yang sangat beragam jenisnya. Terdapat pula tempat peristirahatan yang menyediakan berbagai perlengkapan menyelam. Dengan menggunakan oplet dari terminal Bitung anda akan tiba di tempat ini dalam beberapa menit saja.
  • SELAT LEMBEH DAN BEACH RESORT
    Areal menyelam Selat Lembeh menyuguhkan kekayaan untuk masing-masing tempatnya. Di tempat ini Anda akan menemukan surga bagi fotografi makro dan beraneka ragam kuda laut. Di sini Anda akan mengagumi Pipefish, Mandarin, Ikan Harlequin Wasp. Disekitar Selat Lembeh terdapat pantai-pantai berpasir putih yang tenang seperti Aerprang, Waturirir, Tanjung Ria, dan pantai Tanjung Merah dengan laut seperti kristal yang bersih. Tempat yang ideal untuk relaksasi. Cottage dan peralatan menyelam tersedia di sini dan ditangani oleh manajemen yang professional.
  • CAGAR ALAM GUNUNG AMBANG
    Hanya 30 menit berkendaraan (17 Km) dari Kotamobagu, cagar alam ini menyajikan keindahan danau, hutan yang rimbun, air belerang, dan air terjun. Tempat ini terletak pada ketinggian 1.100 – 1.800 meter di atas permukaan laut, tanaman Pigafetta Palm, tumbuhan paku-pakuan, dan bunga liar. Tempat ini adalah tempat yang baik untuk mengamati kehidupan burung-burung yang hidup di lingkungan ini. Cagar alam ini di bawah administrasi Kantor Taman Nasional yang ada di Kotamobagu.
  • GUNUNG AWU
    Terletak di kepulauan Sanger Besar, Gunung Awu (1320 m) meletus terakhir kali pada tahun 1966. Ledakannya terdengar hingga ribuan kilometer. Dari empat gunung yang ada di kepulauan Sanger Besar, Gunung Awu memiliki pemandangan terindah yaitu danau vulkanik yang berwarna biru telur dan putih. Tempat ini dapat didaki oleh siapa saja yang memiliki kondisi baik.. Para pemandu tersedia di Kantor Vukanologis Tahuna yang siap membantu anda untuk mendapatkan informasi tentang pendakian gunung ini.
  • GUNUNG BAWAH LAUT MAHANGETANG
    Berjarak 300 m dari pulau Mahangetang, gunung bawah laut ini menyajikan pemandangan yang menakjubkan. Sekitar 18 km dari Tahuna, tempat ini dapat dijangkau dengan menggunakan perahu bermotor dari Pelabuhan Tahuna. Tempat ini juga menjadi target bagi para penyelam internasional.
  • AIR TERJUN KADADIMA
    Air terjun yang indah ini merupakan tempat yang tepat untuk mandi air segar. Air jatuh membelah bukit yang berketinggian 35 m menuju kolam yang ada dibawahnya. Anda dapat tiba di tempat ini dengan menggunakan mobil dari Tahuna (2 jam perjalanan) atau menggunakan perahu bermotor (hanya 25 menit) dari pelabuhan Pananaru.
  • GUNUNG KARANGETANG
    Berlokasi di Pulau Siau, Gunung Karangetang (1800 m) terakhir kali meletus pada bulan Oktober 1974, yang menyebabkan sekitar 42.000 orang harus mengungsi ke Minahasa. Berlayar menuju pulau Siau kita akan dipesona oleh panorama dari Gunung Karangetang. Pendakian dapat dilakukan dan anda bisa saja ditemani oleh pemandu dari kepala desa terdekat (Opo Lao).
  • LOMBA PERAHU NAGA
    Padang, Agustus setiap tahun

    Turnamen Perahu Naga dilaksanakan setiap bulan Agustus menjelang hari jadi kota Padang. Dulunya kegiatan telah dilakukan sejak zaman VOC untuk meperingati hari datangnya di Kota Padang.

    Sekarang turnamen ini sudah menjadi agenda tetap Pemerintah Kota Padang dan bertaraf Internasional

    sebelumnya

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s